Omah Sprei

Minggu, 12 September 2010

Bagaimana menata kamar tidur anak berdasarkan kategori usia

Penataan kamar anak hendaknya disesuaikan dengan tingkat usia anak. Pasalnya, seiring perkembangan usia, anak memiliki kebutuhan dan kepentingan yang berbeda terhadap kamar tidurnya. Akan lebih baik jika penataan kamar tidur dibuat sesuai dengan range usia anak tersebut agar anak merasa nyaman dengan kamar tidurnya.

Berikut tips untuk menata kamar anak anda:

Bayi Usia 0-2 Tahun


1. Pada usia ini, anak lebih tertarik pada warna-warna cerah, menyolok dan meriah. Pilih warna biru, merah atau kuning ketimbang warna-warna pastel. Carilah sprei yang memiliki warna menarik dengan warna-warna cerah dan motif motif yang disukai anak-anak.

2. Lampu kamar yang terlalu terang dapat menyilaukan mata bayi, jadi hindari itu dan gunakanlah lampu dengan penerangan secukupnya

3. Jangan tempelkan stiker pada bagian dalam ranjang bayi, karena perekat stiker biasanya mengandung racun. Ujung stiker gampang ditarik dan dimasukkan ke dalam mulutnya. Bayi dalam usia ini sangat sering memasukkan segala sesuatu ke dalam mulutnya, jadi sebisa mungkin hindari barang-barang yang yang bisa berbahaya untuk kesehatan bayi anda.

Bayi Usia 2 - 4 Tahun

1. Balita usia ini sangat aktif bergerak, jadi penataan kamar juga harus memperhatikan masalah keamanan 'lalu lintas' anak dalam kamar. Pastikan tidak ada kabel yang berantakan atau stop kontak yang terbuka.

2. Ranjang anak hendaknya dibuat pendek. Atau, pasanglah pengaman di samping tempat tidurnya agar anak tidak terjatuh saat tidur.

3. Tempelkan poster-poster yang menarik, seperti gambar aneka jenis binatang atau alfabet besar yang menyolok. Hal tersebut selain disukai oleh anak-anak juga dapat membantu anak dalam proses belajar dan menghafalkan jenis binatang maupun huruf alfabet

4. Jendela harus memiliki teralis atau kisi-kisi untuk mengantisipasi anak memanjat keluar jendela.

5. Semua perabot harus memiliki ujung yang membulat. Usahakan juga agar tarikan laci (knob) tidak menonjol keluar.

Anak Usia 5 – 12 Tahun
1. Anak-anak usia sekolah sebaiknya diikutsertakan dalam penataan kamarnya, karena di usia ini anak sudah dapat mengutarakan keinginannya.

2. Pilih tema penataan sesuai dengan tokoh-tokoh yang sedang disenangi anak. Jika anak anda perempuan maka berikanlah tema seperti Barbie dan princess tapi jika anak anda laki-laki maka berikanlah tema jagoan-jagoan kartun kesukaannya seperti spiderman dan Ben 10

3. Meja belajar dan lampu meja juga dibutuhkan, selain tempat tidur dan lemari pakaiannya.

4. Hindari meletakkan komputer atau televisi di dalam kamar anak, karena Anda tidak dapat senantiasa mengontrol apa yang sedang ditonton anak atau apa yang diakses di komputer. Biasakan anak menonton televisi dan bermain komputer di ruang keluarga atau ruang kerja Anda.

5. Buatlah lemari gantung atau laci-laci di bawah tempat tidur untuk menyimpan pernak-pernik atau buku-buku agar kamar senantiasa terlihat rapi.
Yang juga harus diperhatikan adalah masalah kebersihan kamar. Pastikan juga bahwa ventilasi cukup baik, sehingga kamar tidak pengap dan selalu mendapat cahaya dan udara segar.

6. Dan yang terakhir yaitu mengganti sprei dan bed cover minimal setiap seminggu sekali. Tempat tidur yang bersih tentu dapat memberikan kenyamanan buat istirahat anak anda. Gunakan sprei yang memiliki bahan yang lembut agar nyaman digunakan. Saya merekomendasikan anda untuk menggunakan sprei katun jepang karena memiliki kualitas bahan yang bagus.

2 komentar:

  1. Makasih ya mbak buat artikelnya

    BalasHapus
  2. Artikelnya bagus banget mbak bisa jadi bahan petimbangan buat kita jika mau menata kamr anak.Kita tunggu artikel selanjutnya mbak...

    BalasHapus